Select Page

Pelatihan Pemrograman Mikrokontroler 2022 dan International Case Study Competition (I-CAST)

Untuk mewujudkan penyelenggaraan pendidikan akademik yang bermutu Universitas Syiah Kuala memiliki tantangan tersendiri dalam peningkatan prestasi akademik dan non -akademik mahasiswa. Universitas diharapkan mampu mendorong mahasiswa untuk aktif berkontribusi dan mengikuti berbagai kegiatan kompetisi kemahasiswaan. Permasalahan ini tentunya dapat berdampak terhadap kinerja organisasi dalam mewujudkan universitas unggul dalam hal mutu dan pelayanan yang prima (service excellent).

Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan untuk mendorong mahasiswa dapat menentukan sebuah tindakan nyata adalah melalui kegiatan pembinaan. Kegiatan aktualisasi dapat menstimulasi mahasiswa agar dapat melakukan aktivitas yang positif yaitu mengikuti kegiatan kompetisi kemahasiswaan pada tingkat nasional/internasional. Saat ini kebanyakan mahasiswa masih memiliki rasa enggan untuk bergabung dalam mengikuti kegiatan-kegiatan kompetisi yang ada. 

Pembinaan dan dukungan universitas terhadap mahasiswa untuk mengikuti kompetisi nasional merupakan salah satu wujud implementasi tridarma perguruan tinggi sebagai upaya untuk menumbuhkan, mewadahi, dan mewujudkan ide kreatif serta inovatif mahasiswa. Pembinaan dan dukungan yang diberikan universitas merupakan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam membentuk karakter, keterampilan berpikir serta tindakan nyata yang dilakukan oleh mahasiswa. Prestasi mahasiswa yang dihasilkan dari berbagai kompetisi yang diikuti akan memberikan dampak terhadap peningkatan mutu pendidikan dan prestasi perguruan tinggi.

 Program Pembinaan dan Partisipasi Kompetisi nasional/internasional telah mengadakan kegiatan Pelatihan Pemrograman Mikrokontroler sebagai wujud pembinaan terhadap mahasiswa agar mahasiswa termotivasi untuk aktif berkontribusi dan mengikuti berbagai kegiatan kompetisi kemahasiswaan.

Kegiatan Pelatihan Pemrograman Mikrokontroler dilaksanakan dalam 3 tahap. Minggu pertama dilaksanakan pada 27 Agustus 2022, kemudian pada minggu kedua dilaksanakan pada 03 September 2022, dan Minggu ketiga dilaksanakan pada 10 September 2022. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 42 orang peserta. Masing-masing peserta merupakan mahasiswa dan mahasiswi program studi Teknik elektro Angkatan 2020, 2021 dan 2022.

Selain kegiatan pembinaan, Universitas Syiah Kuala juga mendelegasikan tim Koetaradja 6.0 pada ajang Internasional Study Case Competition (I-CAST) dilaksanakan pada tanggal 9-12 Maret 2022 di Universitas Indonesia. Kegiatan ini diikuti oleh team Koetaradja 6.0 yang beranggotakan 2 orang mahasiswa Fakultas Teknik, yaitu Imam Ashabul Yamin (Teknik Elektro) dan Rizki Wahidi (Teknik Kimia).

Pelaksanaan kompetisi tersebut dilakukan secara daring/online. Mengingat kondisi dan situasi Pandemi Covid-19 yang masih belum selesai. Kegiatan dimulai pada bulan Januari 2022 hingga final competition berlangsung pada 11 Maret 2022. Pengumuman juara dilangsungkan pada malam hari tanggal 12 Maret 2022. Tim Koetaradja 6.0 berhasil meraih juara 2 pada ajang tersebut dengan mengusung judul “Modelling of Biomethane Power Plant Production and Techno-Economic Analysis Utilizing Anaerobic, Methanation, and Combined Cycle Process in Aspen HYSYS” dimana karya ini bertujuan untuk memodelkan produksi biogas untuk meminimalisasi food waste dan food loss yang ada di Indonesia.

Kegiatan pembinaan dan partisipasi pada kompetisi nasional yang diselenggarakan sangat membantu mahasiswa dalam meningkatkan kesiapan, keterampilan dan kepercayaan diri dalam mengikuti kompetisi nasional baik dalam segi keuangan, pendampingan, juga pembekalan ilmu pengetahuan.

Program Kampus Merdeka : Penguatan Pelaksanaan Tri Dharma di Kampus Lain – Dosen Mengajar di Kampus Lain

Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah tiga aspek yang harus dimiliki dalam perguruan tinggi saat aktivitas akademik berlangsung. Ketiga hal tersebut merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan dan dikembangkan secara berkesinambungan oleh seluruh civitas akademika diantaranya adalah dosen dan mahasiswa. Idealnya Tri Dharma Perguruan Tinggi ini terinternalisasi ke dalam jiwa seluruh civitas akademika, sehingga istilah ini bukan hanya slogan atau jargon belaka. Namun hal ini pun menjadi budaya yang disadari oleh semuanya.

Dosen sebagai salah satu aktor Tri Dharma diharapkan agar selalu menyesuaikan program-programnya dengan perkembangan zaman, serta lebih mengembangkan budaya akademik agar menghasilkan produktivitas dan kontribusi yang bermanfaat dalam masyarakat. Dalam implementasinya tugas utama dosen sebagai pendidik profesional dan ilmuwan adalah mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi melalui Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat. PSTE melalui program PKKM menjembatani dosen untuk ikut dalam program Penguatan Pelaksanaan Tri Dharma di Kampus Lain demi terwujudnya dosen yang berkualitas untuk kemajuan pendidikan perguruan tinggi Indonesia. Dengan adanya koordinasi dalam kegiatan ini maka diharapkan dosen Program Studi Teknik Elektro dan Program Studi Teknik Komputer dapat melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi di luar kampus.

Kegiatan Penguatan Pelaksanaan Tri Dharma di Kampus Lain saat ini sedang dilaksanakan di Kampus Politeknik Pelayaran Malahayati yang merupakan lembaga pendidikan dan pelatihan di bawah naungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Perhubungan. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 semester yaitu semester genap tahun ajaran 2021/2022 dan semester ganjil tahun ajaran 2022/2023. Kegiatan ini diikuti oleh Dosen Program Studi Teknik Elektro Universitas Syiah Kuala. Proses belajar mengajar dilaksanakan pada 3 kelas berbeda dengan jumlah peserta tiap kelas berkisar antara 20 -25 mahasiswa. Metode pelaksanaan pembelajaran menggunakan metode luring di dalam kelas, laboratorium dan kapal latih. Pembelajaran mengacu kepada International Maritime Organisation (IMO) Model Course 7.04 Function 2 mengenai Electrical, Electronic and Control System.

Selain itu kegiatan Penguatan Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Kampus Lain juga dilaksanakan di Universitas Diponegoro yaitu berupa Kegiatan kuliah umum dengan tema “Peran Teknologi Komputer di Era Smart Society 5.0 untuk Kesehatan Jiwa” yang dilaksanakan secara hybrid pada tanggal 5 Agustus 2022 pukul 07.00 WIB sampai selesai. Kuliah tamu secara luring dilaksanakan di Ruang Teater Gedung GKU (Dekanat Fakultas Teknik Undip) lantai 4. Sedangkan secara daring kegiatan dilaksanakan menggunakan aplikasi zoom.

Perubahan dan perkembangan di dunia keteknikan khususnya teknik elektro menuntut tidak hanya pengalaman namun juga profesional yang memperoleh rekognisi (pengakuan) untuk dapat memperoleh kesempatan dan dengan leluasa berkontribusi dalam pesatnya perkembangan teknologi di bidang teknik elektro. Dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di kampus lain diharapkan dosen dapat merasakan atmosfer mengajar di kampus lain dengan berbagai macam karakter, bakat dan kompetensi mahasiswa sehingga terwujudnya dosen yang berwawasan luas, memiliki networking yang luas serta dapat meningkatkan kompetensi sebagai dosen baik di dalam maupun di luar kampus. Selain itu terwujudnya pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di kampus lain dengan menerapkan nilai-nilai moral, etika dan kebudayaan yang diterapkan di Jurusan Teknik Elektro dan Komputer.

Penugasan Dosen Untuk Mengikuti  Pendidikan, Sertifikasi Kompetensi dan Sertifikasi Profesi – Program Profesi Insinyur (PPI) dan Pelatihan Dasar-Dasar AMDAL

Dosen di Perguruan Tinggi selain sebagai pengajar juga memiliki peran penting dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran, selain itu juga harus terus mengembangkan ilmunya melalui penelitian dan menerapkan hasil penelitian tersebut melalui pengabdian pada masyarakat.

Dosen yang bermutu dan profesional menjadi tuntunan sekaligus juga tuntutan masyarakat seiring dengan perkembangan jaman dan persaingan yang semakin ketat dalam era globalisasi. Untuk membentuk dosen yang profesional sangat tergantung pada banyak hal diantaranya adalah dosen itu sendiri, pemerintah serta masyarakat.

Salah satu bentuk keseriusan Pemerintah terhadap perkembangan pendidikan serta perbaikan kesejahteraan Dosen adalah dengan adanya program
penugasan dosen untuk mengikuti program pendidikan, sertifikasi kompetensi  dan sertifikasi profesi. PSTE melalui program PKKM menjembatani dosen untuk ikut dalam program pendidikan, sertifikasi kompetensi  dan sertifikasi profesi demi terwujudnya dosen yang berkualitas untuk kemajuan Pendidikan perguruan tinggi Indonesia yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan.

Kegiatan penugasan dosen untuk mengikuti Pendidikan Profesi Insinyur (PPI) telah dilaksanakan di Universitas Gajah Mada periode Januari-Juli 2022 dan sedang dilaksanakan di Universitas Syiah Kuala periode Juli-Desember 2022.  Kegiatan ini diikuti oleh 19 peserta, yaitu 14 orang peserta PPI UGM dan 5 orang peserta PPI USK. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara daring, untuk itu pihak penyelenggara telah mempersiapkan platform untuk digunakan dalam kegiatan tersebut.

Selain kegiatan PPI, telah dilaksanakan juga Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (DIKLAT) Dasar-Dasar Amdal yang dilaksanakan pada tanggal 4 – 7 Agustus 2022  di PPLH USK Banda Aceh.

Kegiatan Pelatihan Dasar-Dasar Amdal dilaksanakan secara Luring selama 4 hari. Hari pertama hingga hari ketiga kegiatan yang dilaksanakan adalah pelatihan dasar-dasar amdal, sedangkan pada hari ke empat kegiatan yang dilaksanakan adalah evaluasi dan sidang evaluasi Dokumen Amdal. Pelatihan ini Memberikan pengetahuan dasar mengenai AMDAL serta bentuk-bentuk dokumen AMDAL dan kaitannya dengan izin lingkungan, dengan adanya pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan teknis dan keterampilan peserta untuk menyusun dokumen AMDAL bagi suatu kegiatan/usaha yang direncanakan.

Pelaksanaan kegiatan penugasan dosen ini bertujuan untuk mencapai rekognisi terhadap profesionalisme dosen-dosen PSTE yang telah memiliki pengalaman dalam menerapkan dan mengaplikasikan keilmuannya baik di dalam maupun di luar institusi. Selain itu juga untuk memastikan lifetime learning bagi dosen-dosen sesuai perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

Penguatan Inovasi yang dapat digunakan Masyarakat – Hilirisasi IPTEK Mobile Self-Screening Pendeteksi Kanker Payudara dan Inovasi Alat Ukur Digital Untuk Deteksi Stunting Berbasis Ultrasonik

Keberhasilan Program Studi (Prodi) Teknik Elektro, Fakultas Teknik-Universitas Syiah Kuala (USK) dalam memenangkan Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) 2022, Dikti-Ristek, telah banyak memberikan sumbangsih terhadap peningkatan kualitas lulusan, kualitas dosen pendidikan, dan kualitas kurikulum dan pembelajaran pada prodi ini, terkhusus dalam bidang Hilirisasi inovasi iptek. Inovasi yang ditawarkan oleh Dosen dari Prodi Teknik Elektro kali ini adalah pencegahan dini terhadap penyakit yang berdampak bagi kesehatan dan generasi akan datang.

Bantuan Hilirisasi Inovasi Iptek yang didanai oleh PKKM-PSTE 2022 diperoleh setelah proposal yang diajukan oleh peneliti disetujui untuk didanai oleh Tim PKKM USK melalui Tim PKKM PSTE. Dengan bantuan hilirisasi ini diharapkan point ke-5 dari Indikator Kinerja Utama (IKU) berupa Hasil Kerja Dosen Digunakan oleh Masyarakat dapat tercapai dengan maksimal.

Dua Kegiatan yang berhasil didanai oleh PKKM-PSTE 2022 yaitu aplikasi mobile self-screening dan Inovasi Alat Ukur Digital Untuk Deteksi Stunting Berbasis Ultrasonik. Inovasi ini diharapkan dapat memicu masyarakat untuk mencegah terjadinya masalah kesehatan sejak dini. Kedua inovasi ini dapat diterapkan untuk yang pertama untuk pencegahan penyakit cancer sejak awal muncul gejala dan inovasi yang kedua bermanfaat untuk deteksi dini stunting pada balita. Hasil kerja dosen PSTE ini diharapkan dapat digunakan oleh masyarakat luas.

Agar tepat sasaran Kedua hasil penelitian ini telah menggandeng mitra yaitu puskesmas Baitussalam dan Puskesmas Ingin Jaya yang berada di kabupaten Aceh Besar, mengingat puskesmas merupakan Pusat Kesehatan Masyarakat dan kedua puskesmas tersebut adalah lokasi fokus (lokus) Stunting pada tahun 2021. Sosialisasi penerapan hilirisasi ipteks ini dilakukan dengan melakukan penyuluhan dan pelatihan secara berkelanjutan hingga menjangkau pos pelayanan terpadu (posyandu) yang berada di wilayah kerja kedua puskesmas.

Kegiatan Hilirisasi IPTEK Mobile Self-Screening Untuk mendeteksi Kanker Payudara telah dilaksanakan pada Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Ingin Jaya, tanggal 27 Mei 2022 dan pada Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Baitussalam, tanggal 31 Mei 2022.

Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat dan perawat di puskesmas yang berjumlah kurang lebih 40 orang. Sosialisasi dilakukan dengan pemaparan materi mengenai kanker payudara dan simulasi penggunaan aplikasi mobile self-screening yang dapat digunakan untuk mendetersi kanker payudara.

Aplikasi mobile self-screening dapat digunakan secara mandiri dan tanpa menimbulkan efek samping. Selanjutnya  peserta sosialisasi diberikan kesempatan untuk menguji penggunaan aplikasi pendeteksi kanker payudara dan diarahkan ke ruangan tertutup. Dokumentasi kegiatan hilirisasi berupa foto kegiatan, pemberitaan di media masa https://masakini.co/daerah/peneliti-usk-sosialisasi-aplikasi-deteksi-kanker-payudara/, dan video kegiatan melalui link https://www.youtube.com/watch?v=gA-GIGXrNnc

Kegiatan Hilirisasi Inovasi IPTEK Alat Ukur Digital Untuk Deteksi Stunting Berbasis Ultrasonik telah dilaksanakan pada Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Baitussalam, tanggal 02 Agustus 2022.

Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat dan perawat di puskesmas yang berjumlah kurang lebih 30 orang termasuk ibu yang mendampingi anak usia batuta. Kegiatan sosialisasi dilakukan dengan pemaparan materi mengenai status gizi anak dan stunting, kemudian dilanjutkan dengan pengujian penggunaan Perangkat Otomasi untuk memprediksi status gizi pada anak dibawah 2 tahun (batuta).

Dengan adanya program Penguatan Inovasi yang dapat digunakan Masyarakat, diharapkan dapat menekan angka penderita kanker payudara dan anak penderita stunting, khususnya di wilayah Aceh Besar.

Kuliah Tamu-Project Management In IT bersama Dr. Teuku Aulia Geumpana, B.IT., M.Sc

Manajemen proyek merupakan suatu metode atau sistem pengelolaan maupun pengorganisasian berbagai aktivitas dengan jangka waktu tertentu. Fungsi manajemen proyek adalah untuk membuat strategi pekerjaan menjadi lebih cerdas sehingga mampu meningkatkan efisiensi pelaksanaannya. Selain itu manajemen proyek juga membantu mahasiswa/calon lulusan/pekerja untuk memanfaatkan sumber daya seminimal mungkin, namun tetap memberikan hasil kinerja secara maksimal, termasuk mengenai kualitas, waktu, serta keselamatannya. Manajemen proyek memungkinkan suatu tim dapat bekerja dengan bahagia dan termotivasi karena mengetahui apa tujuan pekerjaan, sehingga tim dapat melakukan yang terbaik untuk memperoleh hasil yang maksimal.

Namun pada penerapannya di lingkungan kampus, permasalahan yang dialami mahasiswa dan calon lulusan dalam menyelesaikan proyek seringkali berkaitan dengan manajemen yang kurang tepat. Permasalahan yang sering muncul adalah keterlambatan projek, hal ini akan memberikan pengaruh pada beberapa aspek lainnya seperti munculnya pembengkakan biaya dan menurunnya performa.

Program Studi Teknik Elektro, Universitas Syiah Kuala, melalui program PKKM menjembatani praktisi profesional dengan mahasiswa dan calon lulusan untuk membahas lebih lanjut mengenai manajemen proyek khususnya dalam IT melalui kuliah tamu.

Kegiatan Kuliah Tamu yang bertemakan “Project Management in IT” diasuh oleh Dr. Teuku Aulia Geumpana B.IT., M.Sc yang merupakan Dosen pada Discipline of Computing and IT yang kini telah menjadi School of Information and Physical Sciences di University Of Newcastle Australia. Kegiatan telah dilaksanakan di ruang Studio Mini Program Studi Teknik Elektro, Universitas Syiah Kuala, pada  tanggal 2 Agustus 2022. Kegiatan mentoring ini diikuti oleh 17 orang mahasiswa, dimana 13 peserta merupakan mahasiswa dari PS Teknik Elektro dan 4 peserta lainnya adalah mahasiswa dari PS Teknik Komputer.

Kegiatan telah terlaksana dengan baik dimana mahasiswa Teknik Elektro dan Komputer terlihat sangat antusias dalam mendengarkan paparan perkembangan teknologi dan penerapan manajemen yang tepat dalam menyelesaikan suatu project. Disini juga, mahasiswa diajak aktif berpartisipasi dalam menyampaikan ide-ide project mereka, dan mendiskusikan projek yang sedang mereka kerjakan. Dalam kesempatan ini pula pemateri memetakan permasalahan, mendiskusikan solusi dan membahas tahapan tindakan yang dilakukan guna meminimalisir terjadinya resiko dalam pelaksanaan project.

Dengan adanya Kuliah Tamu ‘Project Management in IT’ yang berkoordinasi dengan praktisi professional maka mahasiswa dan calon lulusan dari Program Studi Teknik Elektro dan Program Studi Teknik Komputer diharapkan dapat memetakan permasalahan yang dialami dengan baik, sehingga dapat mengambil langkah yang tepat untuk penyelesaian permasalahan tersebut.