Program Studi Teknik Elektro Universitas Syiah Kuala http://elektro.unsyiah.ac.id Program Studi Teknik Elektro Universitas Syiah Kuala Thu, 07 Sep 2017 08:31:30 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.8.2 Teknik Elektro UNSYIAH Raih Akreditasi A http://elektro.unsyiah.ac.id/?p=5662 Tue, 23 May 2017 01:58:32 +0000 http://elektro.unsyiah.ac.id/?p=5662 Program Studi Teknik Elektro (PSTE) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) mengukuhkan dirinya sebagai salah satu PSTE pada program sarjana (S1) terbaik di Indonesia. Program studi yang berada di bawah Jurusan Teknik Elektro dan Komputer (JTEK), Fakultas Teknik (FT) Unsyiah ini berhasil meraih peringkat terakreditasi tertinggi (A) dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), sesuai dengan Surat Keputusan bernomor 1275/SK/BAN-PT/Ak-SURV/S/V/2017, tertanggal 2 Mei 2017.

Keberhasilan ini membuktikan bahwa banyak kemajuan yang telah dicapai oleh PSTE Unsyiah sejak perkuliahan perdana dimulai pada tahun 1997. Semua itu diupayakan melalui berbagai program yang terencana, terukur, dan berkesinambungan. “Cita-cita kami terekam dalam visi 2020, menjadi program studi yang inovatif, adaptif, dan terkemuka dalam bidang pendidikan, penelitian, dan penerapan ilmu teknik elektro,” ungkap Dr. Nasaruddin, S.T., M.Eng selaku Ketua JTEK. Nasaruddin juga menambahkan, “jalan menuju akreditasi A dirintis dengan tiga tahapan dalam kurun 2009-2020: persiapan dan konsolidasi internal, pra-aktualisasi di level nasional, serta aktualisasi di level nasional. Dengan raihan akreditasi A, PSTE Unsyiah telah memasuki tahap ketiga, yaitu terkemuka di level nasional karena prestasi,” imbuh doktor lulusan Jepang tersebut.

Dekan FT Unsyiah, Dr. Ir. Mirza Irwansyah, MBA, MLA., menyambut gembira prestasi PSTE. “Capaian peringkat terakreditasi A sangat membanggakan. Ini patut diapresiasi dan menjadi bukti meningkatnya mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi keteknikan di lingkungan Unsyiah,” ujar Mirza. Dengan hasil tersebut, FT Unsyiah dibawah kepemimpinan dekan Dr. Mirza Irwansyah kini telah memiliki 4 program studi yang terakreditasi A.

Civitas akademika dan para alumni PSTE Unsyiah patut bangga. Karena dari 228 PSTE yang ada di seluruh Indonesia, hanya 18 atau kurang dari 8 persen berperingkat terakreditasi A. Dari 18 pun, hanya tiga yang berada di luar Jawa, termasuk PSTE Unsyiah. “Kami sangat bersyukur. Capaian ini merupakan hasil kerja keras semua pihak di lingkungan JTEK yang didukung penuh oleh pimpinan Universitas, Fakultas, mahasiswa dan para alumni yang tergabung dalam IKATEKTRO. Untuk itu, terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak,” pungkas Nasaruddin.

Dalam memasuki usianya yang ke-20, PSTE Unsyiah telah melahirkan seribu lebih alumni. Mereka tersebar di banyak tempat di Indonesia bahkan di luar negeri. Sebagian besar alumni telah mengisi posisi-posisi penting di sejumlah korporasi swasta, BUMN, pemerintahan, perbankan, perguruan tinggi, serta menjadi technopreuneur sukses.

]]>
Kunjungan Mahasiswa UMSU ke PSTE Unsyiah http://elektro.unsyiah.ac.id/?p=5653 Tue, 02 May 2017 08:10:13 +0000 http://elektro.unsyiah.ac.id/?p=5653 PSTE Unsyiah dengan bangga menyambut kedatangan mahasiswa PSTE UMSU yang bertujuan untuk melakukan studi banding sistem pendidikan dan laboratorium di PSTE Unsyiah.

Dalam kesempatan ini semua Mahasiswa UMSU yang berjumlah 21 orang langsung disambut oleh Kajur JTE&K Bapak Dr. Nasaruddin yang langsung membawa rombongan ini untuk berkunjung ke semua laboratorium di bawah PSTE Unsyiah sambil menerangkan informasi terbaru terkait dengan proses pendidikan dan pengajaran pada PSTE Unsyiah.

]]>
Seminar Ilmiah Bulanan JTEK: Security Modelling oleh Lab Teknik Komputer http://elektro.unsyiah.ac.id/?p=5631 Sat, 25 Mar 2017 02:33:20 +0000 http://elektro.unsyiah.ac.id/?p=5631 Banda Aceh – Rabu, 8 Maret 2017, Seminar bulanan JTEK kembali diadakan. Seminar ini adalah yang pertama dari 12 seminar yang akan dilaksanakan pada tahun 2017 ini. Lab penyelenggara pada kesempatan kali ini adalah Lab Teknik Komputer. Seminar yang bertemakan security modelling atau pemodelan keamanan ini diisi oleh Teuku Reza Auliandra Isma, S.T., M.Sc. dengan Maya Fitria, S.T., M.Sc. sebagai moderator. Acara berjalan lancar dan dihadiri hampir 30 mahasiswa yang berasal dari program studi teknik elektro dan teknik komputer.

]]>
Training Internasional MTCNA & MTCRE http://elektro.unsyiah.ac.id/?p=5563 Wed, 01 Mar 2017 07:04:43 +0000 http://elektro.unsyiah.ac.id/?p=5563 Jurusan Teknik Elektro dan Komputer (JTE&K) bekerjasama dengan Indo Router yang merupakan MikroTik Certified Training Partner mengadakan event training MikroTik Certified Network Associate (MTCNA) dan MikroTik Certified Routing Engineer (MTCRE) yang akan diadakan di Laboratorium Jaringan, JTE&K, FT – Unsyiah.

Diharapkan training in dapat diikuti oleh mahasiswa-mahasiswa bidang TIK, para network engineer ataupun semua penggiat bidang TIK yang tertarik untuk memiliki sertifikat internasional di bidang jaringan komputer.

Lebih jelasnya tempat dan waktu pelaksanaan training ini adalah sebagai berikut:

MTCNA                      : 7 – 9 Maret 2017

MTCRE                       : 10 – 11 Maret 2017

Tempat                      : Laboratorium Jaringan, JTE& FT – Unsyiah

Untuk informasi pendaftaran dapat dilihat pada laman http://www.router.co.id/aceh-daftar/

 

Aceh Router

]]>
Kegiatan HIMATEKTRO: Pembekalan PKM http://elektro.unsyiah.ac.id/?p=5609 Fri, 17 Feb 2017 08:35:16 +0000 http://elektro.unsyiah.ac.id/?p=5609  

Pembekalan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) adalah sebuah agenda yang bertujuan agar mahasiswa yang hendak mengikuti PKM mengerti tentang PKM dan pembedahan proposal yang sudah di buat agar dapat dibuat dengan sebaik-baiknya. Pembekalan ini difasilitasi oleh Dosen Jurusan Teknik Elektro & Komputer Bapak Rahmad Dawood, S.Kom., M.Sc. Diharapkan dengan adanya pembealan ini dapat meningkatkan minat mahasiswa Prodi Teknik Elektro untuk dapat mendaftarkan proposal mereka untuk bersaing pada semua skema proposal PKM yang telah dibuka oleh Kemenristekdikti.

Adapun usulan proposal PKM 2016 yang dibuka oleh Kemenristekdikti ada 5 Bidang yaitu PKM-P, PKM-M, PKM-K, PKM-T dan PKM-KC yang akan didanai tahun 2017. Informasi lebih lanjut  dan panduan PKM 2016 yang mengatur pengajuan usulan proposal dan tata cara pengiriman proposal secara daring dapat diunduh melalui laman http://www.belmawa.ristekdikti.go.id

HIMATEKTRO12

]]>
Diskusi Publik ‘Kupas Tuntas Kelistrikan Aceh’ http://elektro.unsyiah.ac.id/?p=5443 Wed, 01 Feb 2017 06:37:13 +0000 http://elektro.unsyiah.ac.id/?p=5443 Gambar3_DisPubPLN

Banda Aceh – Ikatan Alumni Teknik Elektro (IKATEKRO) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) menggelar diskusi publik “Kupas Tuntas Kelistrikan Aceh” di Auditorium FKIP Unsyiah, Senin (30/1/2016). Acara ini menghadirkan beberapa narasumber yang berkompeten di bidang kelistrikan seperti General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Aceh Ir Bob Saril MEng MSc, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Aceh yang diwakili oleh Kepala Bidang Energi dan Ketenagalistrikan Dedi M Roza, ST, Msi, dan Pusat Studi Kelistrikan dan Energi Terbarukan Unsyiah yang diwakili oleh Dr Ira Devi Sara dan Hafidh Hasan, ST, MT. Acara diskusi publik ini juga dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kerjasama Unsyiah Dr Nazamuddin dan Ketua Jurusan Teknik Elektro dan Komputer (JTE&K) Unsyiah Dr Nasaruddin, dan Asisten I Pemerintahan Pemko Banda Aceh Bachtiar, SSos.

Ketua Ikatan Alumni Teknik Elektro (IKATEKRO) Misbah, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan merupakan upaya memediasi pihak yang terkait dengan sektor kelistrikan guna mendiskusikan segala permasalah yang dihadapi pada sektor ini di Provinsi Aceh. “Menyelesaikan masalah listrik bisa dilakukan dengan melahirkan inovasi-inovasi terbaru untuk memajukan bidang ini,” pungkasnya.

Saat diwawancarai, Bob Saril mengatakan bahwa PLN akan terus berupaya meningkatkan keandalan kelistrikan di Aceh. Tetapi di lain sisi PLN juga mengalami beberapa kendala, salah satunya adalah rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin dan Gas (PLTMG) di Sabang yang  belum memperoleh izin dari instansi pengendalian dampak lingkungan (Bapedal) setempat. Lebih lanjut, Gubernur Aceh sendiri sudah mengeluarkan surat bertujuan untuk memaksa dengan konsiderat untuk pelayananan kepada masyarakat Sabang. Surat itu sudah dikirim ke Pemerintah Sabang, dalam hal ini Bapedal untuk menyelesaikan perizinan itu. Ia menerangkan, dampak negatif tidak dibangunnya PLTMG akan terjadinya pemadaman listrik secara bergilir. Otomatis hal ini dapat mengganggu kondisi perekonomian di bidang pariwisata di sana. “Saat ini listrik di sana masih cukup, tapi dengan berkembangnya resort yang ada, pemakaian listrik yang ada, maka kebutuhan listrik meningkat,” imbuhnya. “Tahun ini harus selesai, kalau tidak, anggaran pembangunan PLTMG sekitar Rp 600 miliar hangus dan (uangnya) bisa dipindahkan ke tempat lain,” terangnya.

Rencana Pengembangan Listrik Aceh

Sebagai bagian dari rencana peningkatan keandalan kelistrikan Provinsi Aceh, Bob Saril juga menambahkan bahwa PT PLN Wilayah Aceh akan membangun PLTMG Banda Aceh, PLTM Kr. Isep, PLTA Peusangan 1,2, PLTU Nagan Raya 3,4, PLTMG Sabang, PLTMG Sinabang. Lebih lanjut dikatakan bahwa untuk saat in persentase terbesar dari jumlah pelanggan pada PT PLN Wilayah Aceh masih dari sektor rumah tangga. Ke depan, potensi pelanggan dari sektor industri potensial diperkirakan berasal dari Semen Indonesia Aceh, KEK Lhokseumawe, Kawan Industri Aceh, Pabrik Timah, Semen Tripa Tamiang, dan PAG.

Ira Devi Sara, yang juga tenaga pengajar pada JTE&K saat mengisi diskusi ini dengan judul Infrastruktur Energi Indonesia memaparkan cara meningkatkan rasio kelistrikan. Menurutnya, perlu pembangunan sarana pembangkit, transmisi, dan distribusi dengan memperhatikan potensi energi primer setempat. Pembangunan infrastruktur energi juga harus suistanable dan ramah lingkungan. “Target 100 persen rasio kelistrikan dapat dicapai dalam waktu tiga sampai empat tahun mendatang,” jelasnya.

 

MoU Kerjasama Unsyiah dan PT PLN Wilayah Aceh

Dalam kesempatan ini Unsyiah dan PT PLN Wilayah Aceh juga melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kerjasama antara kedua pihak yang meliputi bidang rekruitmen, intermship dan penelitian. Dalam sambutannya, Wakil Rektor IV Unsyiah Dr Nazamuddin mengatakan, kerjasama ini diharapkan dapat berlangsung selama lima tahun. ‘Banyak hal yang bisa dilakukan yang saling menguntungkan baik untuk Unsyiah maupun PLN,” ujarnya.

Ketua Jurusan Teknik Elektro & Komputer (JTE&K) Dr Nasaruddin mengatakan, kontribusi jurusan ini untuk kelistrikan Aceh lebih kepada penelitian dan pengabdian. “Dari sisi keilmuan kita punya sumber daya manusia untuk mengelola renewable energi. Kita mengharapkan kajian-kajian yang kami di bidang kelistrikan bisa bermanfaat,” tuturnya. Zfq/Elz

]]>
Kegiatan HIMATEKTRO: HIMATEKTRO Peduli http://elektro.unsyiah.ac.id/?p=5607 Mon, 26 Dec 2016 08:32:06 +0000 http://elektro.unsyiah.ac.id/?p=5607 Sebagai respon terhadap kejadian bencana gempa bumi di Kabupaten Pidie Jaya, mahasiswa prodi Teknik Elektro yang tergabung pada HIMATEKTRO membuka program pengumpulan dana dan sumbangan HIMATEKTRO Peduli.

Semua hasil dari pengumpulan dana dan sumbangan ini telah disalurkan lansung kepada masyarakat Pidie Jaya.

 

HIMATEKTRO11

]]>
Kegiatan HIMATEKTRO: Musyawarah Besar HIMATEKTRO http://elektro.unsyiah.ac.id/?p=5605 Mon, 05 Dec 2016 08:29:35 +0000 http://elektro.unsyiah.ac.id/?p=5605  

Musyawarah Besar (MUBES) Himpunan mahasiswa Teknik Elektro (HIMATEKTRO) Unsyiah yang wajib dilaksanakan setiap tahunnya. Musyawarah Besar ini bertujuan untuk memperbaiki Agenda sidang, Tatib, AD/ART, dan GBHO HIMATEKTRO serta pembacaan LPJ dan pemilihan Ketua Himpunan periode selanjutnya.

Mubes HIMATEKTRO ini juga dihadiri oleh perwakilan pihak Jurusan Teknik Elektro dan Komputer, perwakilan Ikatan Alumni Teknik Elektro (IKATEKTRO) dan semua perwakilan letting yang masih aktif pada Prodi Teknik Elektro.

Pada Mubes ini Saudara Rivaldi Mahasiswa Prodi Teknik Elektro 2014 telah berhasil terpilih sebagai Ketua HIMATEKTRO periode 2016 – 2017. Acara serah terima pengurusan HIMATEKTRO akan dilakukan bersamaan dengan himpunan lain dalam lingkungan Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala yang direncanakan sekitar pertengahan Januari 2017.

HIMATEKTRO10

]]>
Kegiatan HIMATEKTRO: Career Coaching Centre http://elektro.unsyiah.ac.id/?p=5613 Sat, 05 Nov 2016 08:38:28 +0000 http://elektro.unsyiah.ac.id/?p=5613  

Merupakan kegiatan pelatihan yang diselenggarakan oleh alumni fakultas teknik bekerjasama dengan PLN Aceh. Prodi Teknik Elektro telah menjadi salah satu prodi yang telah sukses melahirkan lulusan yang sangat bersaing di dunia kerja. Beberapa alumni terbaik telah sukses dipercayai untuk menduduki posisi-posisi strategis pada PT. PLN.

Kegiatan ini bertujuan melatih mahasiswa untuk mengikuti seleksi BUMN, terutama PLN, pada kegiatan ini juga dijelaskan kiat-kiat yang harus diketahui oleh mahasiswa dan alumni Prodi Teknik Elektro untuk meningkatkan peluang mereka agar dapt diterima sebagai pegawai PT. PLN.

 

HIMATEKTRO14

]]>
Kuliah Umum: Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, “Global Trend, Daya Saing dan Generasi 2045” http://elektro.unsyiah.ac.id/?p=5577 Wed, 19 Oct 2016 18:48:39 +0000 http://elektro.unsyiah.ac.id/?p=5577 Hari Rabu, 19 Oktober 2016, Program Studi S1 Teknik Elektro, S2 Magister Teknik Elektro dan S1 Teknik Komputer, Jurusan Teknik Elektro dan Komputer, Fakultas Teknik (F.T.) bersama dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (F.K.I.P.), Universitas Syiah Kuala bersama Bank Mega Syariah mengadakan Kuliah Umum dengan tema “Global Trend, Daya Saing dan Generasi 2045: Peran Unsyiah” bertempat di Ruang Auditorium FKIP Universitas Syiah Kuala. Kuliah Umum tersebut diisi oleh Prof. Dr. Muhammad Nuh, D.E.A., Guru Besar Teknik Elektro, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (I.T.S) Surabaya. Beliau pernah menjabat Menteri Komunikasi dan InformatikaIndonesia Periode 2007-2009 dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Periode 2009-2014.

Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Syiah Kuala, Dr. Ir. Alfiansyah Y.B.C. Wakil Rektor III Unsyiah mengucapkan terima kasih kepada bapak Muhammad Nuh yang telah bersedia datang dan hadir memenuhi undangan dari Jurusan Teknik Elektro dan Komputer. Beliau mengharapkan seluruh mahasiswa yang hadir dapat mencermati dengan baik apa yang akan disampaikan oleh Prof. Dr. Muhammad Nuh, D.E.A. Hadir dalam kuliah umum ini Dekan Fakultas Teknik, Dekan FKIP, Direktur Pasca Sarjana, Kepala LPPM, sejumlah dosen Universitas Syiah Kuala, Kepala Bank Mega Syariah Regional Sumatera serta lebih kurang seratus orang mahasiswa dari beberapa program studi di lingkungan Jurusan Teknik Elektro dan Komputer khususnya dan program studi lainnya di lingkungan Universitas Syiah Kuala.

Pada awal kuliah umumnya, Prof. Dr. Muhammad Nuh, D.E.A. mengatakan bahwa generasi muda Indonesia harus mampu berpikir kreatif. Sebab, masyarakat dunia ke depan akan dikerumuni dan disaingi oleh orang-orang yang kreatif. Jika tidak mampu berpikir kreatif, maka kita akan menjadi aneh dan terasing sendiri dalam persaingan global, ujarnya. Selain itu, Guru Besar Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya tersebut mengajak para mahasiswa untuk selalu memiliki rasa percaya diri dan empati yang tinggi terhadap sesama. Ia berharap, generasi muda saat ini tidak berlaku zalim kepada masyarakat jika suatu saat nanti terpilih sebagai pemimpin di negeri ini. Kalau anak-anak Unsyiah menjadi pemimpin nanti, cobalah berperilaku bijak dan senantiasa lembut terhadap kaum dhuafa, ucap Prof. Dr. Muhammad Nuh, D.E.A. yang saat ini juga menjabat sebagai Komisaris Utama Bank Mega Syariah.

Adapun materi kuliah umum yang disampaikan oleh Prof. Dr. Muhammad Nuh, D.E.A. diantaranya adalah Global Trends: Demographic Changing, Technology and Innovation dan Global Trends Yang Paling Berpengaruh Dalam Bisnis 5 Tahun Mendatang, dan Pendidikan Sebagai Sistem Rekayasa Sosial Terbaik, Teruji dan Terbukti.

Di akhir kuliah umumnya, Nuh memberikan kunci sukses kepada mahasiswa Unsyiah. Menurutnya, ada beberapa hal yang harus diamalkan mahasiswa apabila ingin menjadi sukses, yaitu jujur dan berkompetensi secara teknis. Mahasiswa juga harus menjadi seorang pembelajar sejati, berbakti kepada orang tua, dan gemar bersedekah. Khusus untuk mahasiswa muslim, perbanyaklah shalat malam dan shalawat kepada nabi, pungkasnya.

Kegiatan kuliah umum tersebut ditutup oleh Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng. Pada acara penutupan tersebut, Rektor Unsyiah mengucapkan terima kasih kepada bapak Muhammad Nuh yang telah bersedia datang dan hadir memberikan kuliah umum kepada civitas akademika Universitas Syiah Kuala. Rektor Unsyiah juga mengungkapkan bahwa saat ini Indonesia mengalami bonus demografi dengan banyaknya jumlah generasi yang berusia produktif. Hal ini merupakan modal dalam proses pembangunan Republik Indonesia dimasa mendatang. Rektor Unsyiah berpesan pada penutupan kegiatan kuliah umum tersebut “Jangan sampai bonus demografi tersebut berubah menjadi bom demografi. Jadi, kita harus benar-benar memiliki kapasitas diri dan skill”.

Kuliah umum ini diakhiri dengan ramah tamah dan foto bersama dengan seluruh peserta yang hadir. Acara ini terselenggara didukung oleh PT. Bank Mega Syariah.

]]>