Select Page

Penugasan Dosen Untuk Mengikuti  Pendidikan, Sertifikasi Kompetensi dan Sertifikasi Profesi – Program Profesi Insinyur (PPI) dan Pelatihan Dasar-Dasar AMDAL

Dosen di Perguruan Tinggi selain sebagai pengajar juga memiliki peran penting dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran, selain itu juga harus terus mengembangkan ilmunya melalui penelitian dan menerapkan hasil penelitian tersebut melalui pengabdian pada masyarakat.

Dosen yang bermutu dan profesional menjadi tuntunan sekaligus juga tuntutan masyarakat seiring dengan perkembangan jaman dan persaingan yang semakin ketat dalam era globalisasi. Untuk membentuk dosen yang profesional sangat tergantung pada banyak hal diantaranya adalah dosen itu sendiri, pemerintah serta masyarakat.

Salah satu bentuk keseriusan Pemerintah terhadap perkembangan pendidikan serta perbaikan kesejahteraan Dosen adalah dengan adanya program
penugasan dosen untuk mengikuti program pendidikan, sertifikasi kompetensi  dan sertifikasi profesi. PSTE melalui program PKKM menjembatani dosen untuk ikut dalam program pendidikan, sertifikasi kompetensi  dan sertifikasi profesi demi terwujudnya dosen yang berkualitas untuk kemajuan Pendidikan perguruan tinggi Indonesia yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan.

Kegiatan penugasan dosen untuk mengikuti Pendidikan Profesi Insinyur (PPI) telah dilaksanakan di Universitas Gajah Mada periode Januari-Juli 2022 dan sedang dilaksanakan di Universitas Syiah Kuala periode Juli-Desember 2022.  Kegiatan ini diikuti oleh 19 peserta, yaitu 14 orang peserta PPI UGM dan 5 orang peserta PPI USK. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara daring, untuk itu pihak penyelenggara telah mempersiapkan platform untuk digunakan dalam kegiatan tersebut.

Selain kegiatan PPI, telah dilaksanakan juga Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (DIKLAT) Dasar-Dasar Amdal yang dilaksanakan pada tanggal 4 – 7 Agustus 2022  di PPLH USK Banda Aceh.

Kegiatan Pelatihan Dasar-Dasar Amdal dilaksanakan secara Luring selama 4 hari. Hari pertama hingga hari ketiga kegiatan yang dilaksanakan adalah pelatihan dasar-dasar amdal, sedangkan pada hari ke empat kegiatan yang dilaksanakan adalah evaluasi dan sidang evaluasi Dokumen Amdal. Pelatihan ini Memberikan pengetahuan dasar mengenai AMDAL serta bentuk-bentuk dokumen AMDAL dan kaitannya dengan izin lingkungan, dengan adanya pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan teknis dan keterampilan peserta untuk menyusun dokumen AMDAL bagi suatu kegiatan/usaha yang direncanakan.

Pelaksanaan kegiatan penugasan dosen ini bertujuan untuk mencapai rekognisi terhadap profesionalisme dosen-dosen PSTE yang telah memiliki pengalaman dalam menerapkan dan mengaplikasikan keilmuannya baik di dalam maupun di luar institusi. Selain itu juga untuk memastikan lifetime learning bagi dosen-dosen sesuai perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

Penguatan Inovasi yang dapat digunakan Masyarakat – Hilirisasi IPTEK Mobile Self-Screening Pendeteksi Kanker Payudara dan Inovasi Alat Ukur Digital Untuk Deteksi Stunting Berbasis Ultrasonik

Keberhasilan Program Studi (Prodi) Teknik Elektro, Fakultas Teknik-Universitas Syiah Kuala (USK) dalam memenangkan Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) 2022, Dikti-Ristek, telah banyak memberikan sumbangsih terhadap peningkatan kualitas lulusan, kualitas dosen pendidikan, dan kualitas kurikulum dan pembelajaran pada prodi ini, terkhusus dalam bidang Hilirisasi inovasi iptek. Inovasi yang ditawarkan oleh Dosen dari Prodi Teknik Elektro kali ini adalah pencegahan dini terhadap penyakit yang berdampak bagi kesehatan dan generasi akan datang.

Bantuan Hilirisasi Inovasi Iptek yang didanai oleh PKKM-PSTE 2022 diperoleh setelah proposal yang diajukan oleh peneliti disetujui untuk didanai oleh Tim PKKM USK melalui Tim PKKM PSTE. Dengan bantuan hilirisasi ini diharapkan point ke-5 dari Indikator Kinerja Utama (IKU) berupa Hasil Kerja Dosen Digunakan oleh Masyarakat dapat tercapai dengan maksimal.

Dua Kegiatan yang berhasil didanai oleh PKKM-PSTE 2022 yaitu aplikasi mobile self-screening dan Inovasi Alat Ukur Digital Untuk Deteksi Stunting Berbasis Ultrasonik. Inovasi ini diharapkan dapat memicu masyarakat untuk mencegah terjadinya masalah kesehatan sejak dini. Kedua inovasi ini dapat diterapkan untuk yang pertama untuk pencegahan penyakit cancer sejak awal muncul gejala dan inovasi yang kedua bermanfaat untuk deteksi dini stunting pada balita. Hasil kerja dosen PSTE ini diharapkan dapat digunakan oleh masyarakat luas.

Agar tepat sasaran Kedua hasil penelitian ini telah menggandeng mitra yaitu puskesmas Baitussalam dan Puskesmas Ingin Jaya yang berada di kabupaten Aceh Besar, mengingat puskesmas merupakan Pusat Kesehatan Masyarakat dan kedua puskesmas tersebut adalah lokasi fokus (lokus) Stunting pada tahun 2021. Sosialisasi penerapan hilirisasi ipteks ini dilakukan dengan melakukan penyuluhan dan pelatihan secara berkelanjutan hingga menjangkau pos pelayanan terpadu (posyandu) yang berada di wilayah kerja kedua puskesmas.

Kegiatan Hilirisasi IPTEK Mobile Self-Screening Untuk mendeteksi Kanker Payudara telah dilaksanakan pada Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Ingin Jaya, tanggal 27 Mei 2022 dan pada Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Baitussalam, tanggal 31 Mei 2022.

Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat dan perawat di puskesmas yang berjumlah kurang lebih 40 orang. Sosialisasi dilakukan dengan pemaparan materi mengenai kanker payudara dan simulasi penggunaan aplikasi mobile self-screening yang dapat digunakan untuk mendetersi kanker payudara.

Aplikasi mobile self-screening dapat digunakan secara mandiri dan tanpa menimbulkan efek samping. Selanjutnya  peserta sosialisasi diberikan kesempatan untuk menguji penggunaan aplikasi pendeteksi kanker payudara dan diarahkan ke ruangan tertutup. Dokumentasi kegiatan hilirisasi berupa foto kegiatan, pemberitaan di media masa https://masakini.co/daerah/peneliti-usk-sosialisasi-aplikasi-deteksi-kanker-payudara/, dan video kegiatan melalui link https://www.youtube.com/watch?v=gA-GIGXrNnc

Kegiatan Hilirisasi Inovasi IPTEK Alat Ukur Digital Untuk Deteksi Stunting Berbasis Ultrasonik telah dilaksanakan pada Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Baitussalam, tanggal 02 Agustus 2022.

Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat dan perawat di puskesmas yang berjumlah kurang lebih 30 orang termasuk ibu yang mendampingi anak usia batuta. Kegiatan sosialisasi dilakukan dengan pemaparan materi mengenai status gizi anak dan stunting, kemudian dilanjutkan dengan pengujian penggunaan Perangkat Otomasi untuk memprediksi status gizi pada anak dibawah 2 tahun (batuta).

Dengan adanya program Penguatan Inovasi yang dapat digunakan Masyarakat, diharapkan dapat menekan angka penderita kanker payudara dan anak penderita stunting, khususnya di wilayah Aceh Besar.

Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) – PKKM PSTE

Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) adalah program yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan untuk bekal memasuki dunia kerja.

Melalui kebijakan ini, Kampus Merdeka memberikan kesempatan kepada mahasiswa memilih mata kuliah yang akan mereka ambil, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk 1 (satu) semester (setara dengan 20 SKS) menempuh pembelajaran di luar program studi pada perguruan tinggi yang sama.

PSTE melalui program PKKM menjembatani kesenjangan antara dunia kampus dengan dunia industri, melalui program Penguatan Pelaksanaan MBKM 20 (dua puluh) SKS diluar Kampus. Dengan adanya aktivitas ini maka PSTE dapat memetakan permasalahan kesenjangan kompetensi yang dirasakan oleh sebagian besar mahasiswa dengan dunia industri. Diharapkan juga dengan adanya program Penguatan Pelaksanaan MBKM 20 (dua puluh) SKS diluar Kampus mahasiswa menjadi lebih berani dan lebih siap dalam menghadapi dunia kerja.

Kegiatan FGD Penguatan Pelaksanaan MBKM 20 (dua puluh) SKS diluar Kampus telah dilaksanakan secara hybrid pada  tanggal 20 Juni 2022 pukul 14.00-15.30 wib yaitu  daring melalui zoom dan luring di Laboratorium Pengolahan Data Jurusan Teknik Elektro dan Komputer. 

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dan dosen. Kegiatan ini dimulai dengan pengenalan dan pemaparan materi mengenai MBKM dan dilanjutkan dengan FGD antara dosen dan mahasiswa Teknik Elektro dan Komputer. Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman dan motivasi kepada mahasiswa sehingga akan menimbulkan persepsi yang sama dan saling membutuhkan antara mitra industri/bisnis dengan mahasiswa Jurusan Teknik Elektro dan Komputer.

Adapun program MBKM yang dapat dipilih oleh mahasiswa adalah

  1. Pertukaran Mahasiswa
  2. Magang
  3. Studi Independen
  4. Proyek Desa
  5. Wira Usaha
  6. Proyek Kemanusiaan
  7. Riset

Dari data yang didapatkan diketahua bahwa program MBKM yang paling diminati mahasiswa PSTE adalah Magang, dimana persentase mahasiswa memilih magang mencapai 80.6%. Output dari kegiatan FGD Penguatan Pelaksanaan MBKM 20 (dua puluh) SKS diluar Kampus ini adalah mahasiswa termotivasi untuk mengikuti program MBKM 20 SKS diluar kampus.

Pada usulan sk gelombang pertama terdapat 11 orang mahasiswa yang mendaftar program MBKM Magang untuk semester genap tahun akademik 2021/2022, dan lokasi magang yang dipilih adalah

  1. PT. Indonesia Comnest Plus Kantor Perwakilan Aceh
  2. PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk
  3. PT PLN (Persero) UPDK Belawan
  4. PT PLN (Persero) UP2D Aceh
  5. PT GMF Aero Asia

Selanjutnya terdapat 23 orang mahasiswa yang mendaftar program MBKM Magang untuk semester ganjil tahun akademik 2022/2023, perusahaan yang dipilih adalah

  1. PT. Telkom Banda Aceh
  2. PT. PLN UP2D BNA
  3. PT. Telkom Pusat

Untuk program Magang MBKM Studi Independent terdapat 1 orang mahasiswa yang mendafar dan memilih  PT. Presentologics untuk melaksanakan Magang Studi Independent. Pada program MBKM Riset ada 6 orang yang mendaftar dan memilih PT Telekomunikasi Indonesia sebagai tempat untuk melaksanakan riset.

Rangkaian Kuliah Tamu PSTE USK dalam Implementasi Kegiatan Program Kompetisi Kampus Merdeka (Part I)

Banda Aceh-Universitas Syiah Kuala (USK) sebagai salah satu kampus tertua di Provinsi Aceh telah berhasil memenangkan Bantuan Pemerintah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) dari Ditjen Dikti dengan nomor: 0324/E.E1/KM.11.02/2021 pada tanggal 6 Juni 2021. Program Studi Teknik Elektro (PSTE) merupakan salah satu dari empat prodi di USK yang berhasil lolos sebagai penerima dana hibah tersebut.

Beberapa program kegiatan PKKM PSTE telah dilaksanakan mulai Agustus hingga Oktober 2021 yang meliputi empat aktivitas atau kegiatan utama yaitu:

  1. Kegiatan Merdeka Belajar dan coaching clinic bagi mahasiswa/calon lulusan melalui kemitraan akademik dan DUDI;
  2. Peningkatan kualitas dosen melalui kemitraan akademik dan dunia industri/bisnis;
  3. Penguatan riset dosen di bidang health and wellbeing, cities and communities, dan energi baru terbarukan (EBT) melalui kemitraan dan dunia industri; dan
  4. Penguatan kurikulum berbasis case method dan project learning based serta peningkatan status akreditasi internasional.

Salah satu implementasi  dari kegiatan peningkatan kualitas dosen melalui kemitraan akademik dan dunia industri/bisnis ialah rekrutmen praktisi profesional sebagai dosen untuk mata kuliah tertentu sesuai bidang ilmu mereka yang dilaksanakan dalam bentuk kuliah tamu secara daring. Kegiatan kuliah tamu ini menghadirkan beberapa pemateri dari dunia industri maupun dunia akademik dengan tujuan untuk memberikan tambahan wawasan ilmu pengetahuan praktis kepada mahasiswa maupun dosen di lingkungan Jurusan Teknik Elektro dan Komputer USK.

Hingga September 2021, kegiatan kuliah tamu telah dilaksanakan sebanyak enam kali yaitu dimulai pada tanggal 27 Agustus 2021. Kuliah tamu perdana dengan tema: “Komunikasi Satelit Masa Kini dan Masa Depan Prospeknya untuk Indonesia” diisi oleh Bapak Dr. Ir. Bambang Dewandaru, MSEE selaku dosen Teknik Elektro President University dan sekaligus praktisi atau pendiri PT. Gajayana Tirta Asri (GTA). Kuliah tamu ini dimulai dari jam 09.00 sd 11.30 WIB dihadiri oleh peserta sebanyak 63 orang yang terdiri dari mahasiswa Teknik Elektro dan Komputer serta beberapa orang dosen PSTE. Dr. Bambang memberikan pemaparan tentang sistem komunikasi satelit yang meliputi jenis orbit, sistem operasionalnya, hingga perkembangan satelit komunikasi di Indonesia.  Satelit merupakan salah satu media komunikasi yang memiliki prospek tinggi di negara maritim seperti Indonesia.

Gambar 1. Kuliah tamu 1 dengan Dr. Ir. Bambang Dewandaru, MSEE selaku dosen dari President University dan praktisi atau pendiri PT GTA.

Kuliah tamu kedua dilaksanakan pada tanggal 30 Agustus 2021 yang diisi oleh Bapak Dr. I Ketut Agung Enriko, S.T., M.Sc selakuSenior Manager IoT Platform pada PT Telkom Indonesia. Tema yang diangkat untuk kuliah tamu kedua ini adalah “Telkom IoT and LoRa Implementations”, dimana Bapak Enriko pertama-tama menjelaskan tentang perkembangan teknologi IoT di dunia yang kemudian diikuti dengan portofolio IoT Telkom Indonesia. Selain itu beliau juga menjelaskan topik terkini penelitian tentang teknologi IoT indonesia yaitu dikenal dengan LoRa (Low Range) yang merupakan sistem komunikasi nirkabel untuk IoT yang menawarkan komunikasi secara jarak jauh dan berdaya rendah.

Gambar 2. Kuliah Tamu 2 oleh Dr. I Ketut Agung Enriko, S.T, M.Sc selaku Senior Manager IoT Platform PT Telkom Indonesia

Selanjutnya pada tanggal 9 September 2021, PSTE berhasil melaksanakan kuliah tamu ketiga oleh narasumber Bapak Dr. Ramon Zamora, S.T., M.S yang merupakan dosen Teknik Elekto di Auckland University of Technology, New Zaeland. Kuliah ketiga ini bertema: “Wide Area Monitoring and Control for Electrical Power Systems”diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta para praktisi dari PT PLN Wilayah Aceh dengan jumlah peserta sekitar 112 orang. Dr Ramon yang dulunya pernah menjadi dosen di PSTE USK juga berbagi pengalaman tentang perkembangan sistem tenaga listrik di Amerika Serikat serta perkembangan penelitian di bidang tenaga listrik yang dikenal dengan Wide Area Montoring (WAM).

Gambar 3. Kuliah Tamu 3 oleh Dr. Ramon Zamora, S.T., M.S dari Auckland University of Technology, New Zaeland

Continue to Part II>>>

Kuliah Tamu : Satelit Masa Kini dan Masa Depan serta Prospeknya untuk Indonesia

Program Studi Teknik Elektro (PSTE) Universitas Syiah Kuala (USK) menyelenggarakan kegiatan Rekrutmen Praktisi Profesional Dosen Mata Kuliah dalam bentuk webminar Kuliah Tamu secara daring sebagai salah satu Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) 2021. Kegiatan kuliah tamu ini menghadirkan beberapa pemateri dari dunia industri maupun dunia akademik dengan tujuan untuk memberikan tambahan wawasan ilmu pengetahuan praktis kepada mahasiswa maupun dosen di lingkungan Jurusan Teknik Elektro dan Komputer USK.

Kegiatan Kuliah Tamu Pertama dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus 2021 yang diisi oleh narasumber Bapak Dr. Ir. Bambang Dewandaru, MSEE selaku dosen sekaligus praktisi dari President University dan pendiri PT. Gajayana Tirta Asri (GTA).  Kuliah tamu perdana yang bertema: “Komunikasi Satelit Masa Kini Dan Masa Depan Prospeknya untuk Indonesia” di moderatori langsung oleh Dr. Yunida, S.T selaku dosen pengampu matakuliah Sistem Komunikasi Digital dan dihadiri oleh peserta sebanyak 63 orang yang terdiri dari mahasiswa Teknik Elektro dan Komputer serta beberapa orang dosen PSTE.

Kuliah tamu dimulai dari jam 09.00 sd 11.30 WIB yang dibagi menjadi dua sesi yaitu sesi pemaparan materi oleh narasumber dan sesi tanya jawab oleh para peserta. Dr. Bambang memberikan beberapa pemaparan tentang sistem komunikasi satelit yang meliputi jenis orbit, sistem operasionalnya, hingga perkembangan satelit komunikasi di Indonesia.  Satelit merupakan salah satu media komunikasi yang memiliki prospek tinggi di negara maritim seperti Indonesia. Hal ini terlihat dengan munculnya ide-ide penelitian terkait perkembangan satelit oleh Industri Lokal Indonesia yang salah satunya dikenal dengan Proyek Lapan Scenario. Proyek ini telah dimulai sejak tahun 2007 yang telah berhasil meluncurkan beberapa satelit dan diprediksi akan selesai pada tahun 2025 yaitu dengan peluncuran satelit Operational Remote Sensing . Selaku pendiri PT. GTA, Dr Bambang bersama para peneliti dan mahasiswa saat ini sedang aktif melakukan berbagai kegiatan penelitian dalam perkembangan antena ground station untuk sistem komunikasi satelit.

Sesi kedua dibuka dengan sebuah pertanyaan dari Dr. Ir. Syarial, M.Eng selaku dosen pengampu matakuliah Antena dan Aplikasinya di PSTE yaitu terkait bagaimana cara membuat mahasiswa PSTE memiliki minat untuk meneliti tentang sistem komunikasi satelit sedangkan fasilitas dan sarana untuk menunjang akitivitas penelitian tersebut belum sepenuhnya tersedia di USK? Terkait hal ini Dr. Bambang menjelaskan bahwa penelitian tentang satelit tidak hanya terbatas pada perancangan hardware atau antenanya saja. Tetapi mahasiswa bisa juga meghasilkan suatu prototipe atau analisis dalam meningkatkan kinerja sistem satelit. Salah satunya seperti yang sedang dilakukan oleh mahasiswa beliau di President University yaitu bagaimana meningkatkan throughput dari sistem komunikasi satelit LEO. Tetapi jika ada mahasiswa PSTE yang tertarik dengan penelitian berupan perancangan antena satelit, maka kesempatan terbuka luas dengan adanya berbagai program kampus merdeka seperti program magang, riset dan lain-lain. Salah seorang peserta dari mahasiswa juga bertanya tentang dasar-dasar yang harus dimiliki seorang mahasiswa untuk menuju atau berkecimpung di dunia satelit. Terkait hal ini Dr. Bambang menjelaskan bahwa seorang mahasiswa sarjana yang ingin berkecimpung di dunia satelit setidaknya memiliki modal awal yaitu pengetahuan tentang sistem komunikasi satelit serta perkembangannya. Jika ingin menjadi praktisi setidaknya mahasiswa tersebut memiliki kemampuan dasar dalam menjalankan operasi sistem satelit di ground station dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.

Melalui kuliah tamu pertama ini diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan mahasiswa tentang topik-topik terkini terkait sistem satelit sehingga mahasiswa yang tertarik dibidang ilmu satelit dapat memiliki bekal awal untuk kemudian terjun di dunia industri atau akademik.

Redaksi: Dr. Yunida