Select Page

Rangkaian Kuliah Tamu PSTE USK dalam Implementasi Kegiatan Program Kompetisi Kampus Merdeka (Part I)

Banda Aceh-Universitas Syiah Kuala (USK) sebagai salah satu kampus tertua di Provinsi Aceh telah berhasil memenangkan Bantuan Pemerintah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) dari Ditjen Dikti dengan nomor: 0324/E.E1/KM.11.02/2021 pada tanggal 6 Juni 2021. Program Studi Teknik Elektro (PSTE) merupakan salah satu dari empat prodi di USK yang berhasil lolos sebagai penerima dana hibah tersebut.

Beberapa program kegiatan PKKM PSTE telah dilaksanakan mulai Agustus hingga Oktober 2021 yang meliputi empat aktivitas atau kegiatan utama yaitu:

  1. Kegiatan Merdeka Belajar dan coaching clinic bagi mahasiswa/calon lulusan melalui kemitraan akademik dan DUDI;
  2. Peningkatan kualitas dosen melalui kemitraan akademik dan dunia industri/bisnis;
  3. Penguatan riset dosen di bidang health and wellbeing, cities and communities, dan energi baru terbarukan (EBT) melalui kemitraan dan dunia industri; dan
  4. Penguatan kurikulum berbasis case method dan project learning based serta peningkatan status akreditasi internasional.

Salah satu implementasi  dari kegiatan peningkatan kualitas dosen melalui kemitraan akademik dan dunia industri/bisnis ialah rekrutmen praktisi profesional sebagai dosen untuk mata kuliah tertentu sesuai bidang ilmu mereka yang dilaksanakan dalam bentuk kuliah tamu secara daring. Kegiatan kuliah tamu ini menghadirkan beberapa pemateri dari dunia industri maupun dunia akademik dengan tujuan untuk memberikan tambahan wawasan ilmu pengetahuan praktis kepada mahasiswa maupun dosen di lingkungan Jurusan Teknik Elektro dan Komputer USK.

Hingga September 2021, kegiatan kuliah tamu telah dilaksanakan sebanyak enam kali yaitu dimulai pada tanggal 27 Agustus 2021. Kuliah tamu perdana dengan tema: “Komunikasi Satelit Masa Kini dan Masa Depan Prospeknya untuk Indonesia” diisi oleh Bapak Dr. Ir. Bambang Dewandaru, MSEE selaku dosen Teknik Elektro President University dan sekaligus praktisi atau pendiri PT. Gajayana Tirta Asri (GTA). Kuliah tamu ini dimulai dari jam 09.00 sd 11.30 WIB dihadiri oleh peserta sebanyak 63 orang yang terdiri dari mahasiswa Teknik Elektro dan Komputer serta beberapa orang dosen PSTE. Dr. Bambang memberikan pemaparan tentang sistem komunikasi satelit yang meliputi jenis orbit, sistem operasionalnya, hingga perkembangan satelit komunikasi di Indonesia.  Satelit merupakan salah satu media komunikasi yang memiliki prospek tinggi di negara maritim seperti Indonesia.

Gambar 1. Kuliah tamu 1 dengan Dr. Ir. Bambang Dewandaru, MSEE selaku dosen dari President University dan praktisi atau pendiri PT GTA.

Kuliah tamu kedua dilaksanakan pada tanggal 30 Agustus 2021 yang diisi oleh Bapak Dr. I Ketut Agung Enriko, S.T., M.Sc selakuSenior Manager IoT Platform pada PT Telkom Indonesia. Tema yang diangkat untuk kuliah tamu kedua ini adalah “Telkom IoT and LoRa Implementations”, dimana Bapak Enriko pertama-tama menjelaskan tentang perkembangan teknologi IoT di dunia yang kemudian diikuti dengan portofolio IoT Telkom Indonesia. Selain itu beliau juga menjelaskan topik terkini penelitian tentang teknologi IoT indonesia yaitu dikenal dengan LoRa (Low Range) yang merupakan sistem komunikasi nirkabel untuk IoT yang menawarkan komunikasi secara jarak jauh dan berdaya rendah.

Gambar 2. Kuliah Tamu 2 oleh Dr. I Ketut Agung Enriko, S.T, M.Sc selaku Senior Manager IoT Platform PT Telkom Indonesia

Selanjutnya pada tanggal 9 September 2021, PSTE berhasil melaksanakan kuliah tamu ketiga oleh narasumber Bapak Dr. Ramon Zamora, S.T., M.S yang merupakan dosen Teknik Elekto di Auckland University of Technology, New Zaeland. Kuliah ketiga ini bertema: “Wide Area Monitoring and Control for Electrical Power Systems”diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta para praktisi dari PT PLN Wilayah Aceh dengan jumlah peserta sekitar 112 orang. Dr Ramon yang dulunya pernah menjadi dosen di PSTE USK juga berbagi pengalaman tentang perkembangan sistem tenaga listrik di Amerika Serikat serta perkembangan penelitian di bidang tenaga listrik yang dikenal dengan Wide Area Montoring (WAM).

Gambar 3. Kuliah Tamu 3 oleh Dr. Ramon Zamora, S.T., M.S dari Auckland University of Technology, New Zaeland

Continue to Part II>>>

Kuliah Tamu : Satelit Masa Kini dan Masa Depan serta Prospeknya untuk Indonesia

Program Studi Teknik Elektro (PSTE) Universitas Syiah Kuala (USK) menyelenggarakan kegiatan Rekrutmen Praktisi Profesional Dosen Mata Kuliah dalam bentuk webminar Kuliah Tamu secara daring sebagai salah satu Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) 2021. Kegiatan kuliah tamu ini menghadirkan beberapa pemateri dari dunia industri maupun dunia akademik dengan tujuan untuk memberikan tambahan wawasan ilmu pengetahuan praktis kepada mahasiswa maupun dosen di lingkungan Jurusan Teknik Elektro dan Komputer USK.

Kegiatan Kuliah Tamu Pertama dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus 2021 yang diisi oleh narasumber Bapak Dr. Ir. Bambang Dewandaru, MSEE selaku dosen sekaligus praktisi dari President University dan pendiri PT. Gajayana Tirta Asri (GTA).  Kuliah tamu perdana yang bertema: “Komunikasi Satelit Masa Kini Dan Masa Depan Prospeknya untuk Indonesia” di moderatori langsung oleh Dr. Yunida, S.T selaku dosen pengampu matakuliah Sistem Komunikasi Digital dan dihadiri oleh peserta sebanyak 63 orang yang terdiri dari mahasiswa Teknik Elektro dan Komputer serta beberapa orang dosen PSTE.

Kuliah tamu dimulai dari jam 09.00 sd 11.30 WIB yang dibagi menjadi dua sesi yaitu sesi pemaparan materi oleh narasumber dan sesi tanya jawab oleh para peserta. Dr. Bambang memberikan beberapa pemaparan tentang sistem komunikasi satelit yang meliputi jenis orbit, sistem operasionalnya, hingga perkembangan satelit komunikasi di Indonesia.  Satelit merupakan salah satu media komunikasi yang memiliki prospek tinggi di negara maritim seperti Indonesia. Hal ini terlihat dengan munculnya ide-ide penelitian terkait perkembangan satelit oleh Industri Lokal Indonesia yang salah satunya dikenal dengan Proyek Lapan Scenario. Proyek ini telah dimulai sejak tahun 2007 yang telah berhasil meluncurkan beberapa satelit dan diprediksi akan selesai pada tahun 2025 yaitu dengan peluncuran satelit Operational Remote Sensing . Selaku pendiri PT. GTA, Dr Bambang bersama para peneliti dan mahasiswa saat ini sedang aktif melakukan berbagai kegiatan penelitian dalam perkembangan antena ground station untuk sistem komunikasi satelit.

Sesi kedua dibuka dengan sebuah pertanyaan dari Dr. Ir. Syarial, M.Eng selaku dosen pengampu matakuliah Antena dan Aplikasinya di PSTE yaitu terkait bagaimana cara membuat mahasiswa PSTE memiliki minat untuk meneliti tentang sistem komunikasi satelit sedangkan fasilitas dan sarana untuk menunjang akitivitas penelitian tersebut belum sepenuhnya tersedia di USK? Terkait hal ini Dr. Bambang menjelaskan bahwa penelitian tentang satelit tidak hanya terbatas pada perancangan hardware atau antenanya saja. Tetapi mahasiswa bisa juga meghasilkan suatu prototipe atau analisis dalam meningkatkan kinerja sistem satelit. Salah satunya seperti yang sedang dilakukan oleh mahasiswa beliau di President University yaitu bagaimana meningkatkan throughput dari sistem komunikasi satelit LEO. Tetapi jika ada mahasiswa PSTE yang tertarik dengan penelitian berupan perancangan antena satelit, maka kesempatan terbuka luas dengan adanya berbagai program kampus merdeka seperti program magang, riset dan lain-lain. Salah seorang peserta dari mahasiswa juga bertanya tentang dasar-dasar yang harus dimiliki seorang mahasiswa untuk menuju atau berkecimpung di dunia satelit. Terkait hal ini Dr. Bambang menjelaskan bahwa seorang mahasiswa sarjana yang ingin berkecimpung di dunia satelit setidaknya memiliki modal awal yaitu pengetahuan tentang sistem komunikasi satelit serta perkembangannya. Jika ingin menjadi praktisi setidaknya mahasiswa tersebut memiliki kemampuan dasar dalam menjalankan operasi sistem satelit di ground station dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.

Melalui kuliah tamu pertama ini diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan mahasiswa tentang topik-topik terkini terkait sistem satelit sehingga mahasiswa yang tertarik dibidang ilmu satelit dapat memiliki bekal awal untuk kemudian terjun di dunia industri atau akademik.

Redaksi: Dr. Yunida

Penetapan Penerima Program Bantuan dan Insentif Mahasiswa Berkegiatan di Luar Kampus Tahap I Tahun 2021

Sehubungan dengan informasi sebelumnya mengenai Dana Bantuan dan Insentif bagi Mahasiswa Berkegiatan di Luar Kampus, kami umumkan nama-nama penerima bantuan/insentif mahasiswa berdasarkan hasil seleksi yang tertuang dalam Surat Keputusan Rektor Universitas Syiah Kuala Nomor 1575/UN11/KPT/2021 tentang penetapan penerima bantuan/insentif untuk dosen, mahasiswa dan tenaga pendidikan pada kegiatan Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala.
Kepada penerima bantuan harap mengirimkan pesan ke WA 0821-8216-4470 dengan format pesan Nama_NPM_JenisBantuan, dokumen dapat didowload di link berikut:

Prodi Teknik Elektro USK laksanakan Workshop Mata Kuliah Case Method dan Problem-Based Learning

Program Studi Teknik Elektro (PSTE), Jurusan Teknik Elektro dan Komputer, Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala melaksanakan kegiatan “Workshop Pemetaan Mata Kuliah Berbasis Case Method dan Problem-based Learning” pada tanggal 19 Agustus 2021 secara daring.

Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan dari serangkaian kegiatan pada Hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PK-KM) di Universitas Syiah Kuala (USK). Pada tahun 2021, USK berhasil mendapatkan Hibah ini untuk empat Prodi yaitu: Prodi Fisika, Prodi Teknik Elektro, Prodi Teknik Geofisika dan Prodi Teknologi Hasil Pertanian.

Narasumber kegiatan adalah Bapak Syaiful Islami, S.Pd., M.Pd.T dari Pusat Kajian dan Sosial Budaya dan Ekonomi, Padang, Sumatera Barat. Kegiatan ini diharapkan dapat memutakhirkan dan meremajakan kembali Kurikulum PSTE dan selanjutnya kurikulum tersebut dapat berkontribusi dalam menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi. Kegiatan ini akan dilanjutkan dengan pemutakhiran Rencana pembelajaran Semester berbasis Case Method dan Problem-based Learning dari Mata Kuliah yang telah dipetakan.