Select Page

Penguatan Inovasi yang dapat digunakan Masyarakat – Hilirisasi IPTEK Mobile Self-Screening Pendeteksi Kanker Payudara dan Inovasi Alat Ukur Digital Untuk Deteksi Stunting Berbasis Ultrasonik

Keberhasilan Program Studi (Prodi) Teknik Elektro, Fakultas Teknik-Universitas Syiah Kuala (USK) dalam memenangkan Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) 2022, Dikti-Ristek, telah banyak memberikan sumbangsih terhadap peningkatan kualitas lulusan, kualitas dosen pendidikan, dan kualitas kurikulum dan pembelajaran pada prodi ini, terkhusus dalam bidang Hilirisasi inovasi iptek. Inovasi yang ditawarkan oleh Dosen dari Prodi Teknik Elektro kali ini adalah pencegahan dini terhadap penyakit yang berdampak bagi kesehatan dan generasi akan datang.

Bantuan Hilirisasi Inovasi Iptek yang didanai oleh PKKM-PSTE 2022 diperoleh setelah proposal yang diajukan oleh peneliti disetujui untuk didanai oleh Tim PKKM USK melalui Tim PKKM PSTE. Dengan bantuan hilirisasi ini diharapkan point ke-5 dari Indikator Kinerja Utama (IKU) berupa Hasil Kerja Dosen Digunakan oleh Masyarakat dapat tercapai dengan maksimal.

Dua Kegiatan yang berhasil didanai oleh PKKM-PSTE 2022 yaitu aplikasi mobile self-screening dan Inovasi Alat Ukur Digital Untuk Deteksi Stunting Berbasis Ultrasonik. Inovasi ini diharapkan dapat memicu masyarakat untuk mencegah terjadinya masalah kesehatan sejak dini. Kedua inovasi ini dapat diterapkan untuk yang pertama untuk pencegahan penyakit cancer sejak awal muncul gejala dan inovasi yang kedua bermanfaat untuk deteksi dini stunting pada balita. Hasil kerja dosen PSTE ini diharapkan dapat digunakan oleh masyarakat luas.

Agar tepat sasaran Kedua hasil penelitian ini telah menggandeng mitra yaitu puskesmas Baitussalam dan Puskesmas Ingin Jaya yang berada di kabupaten Aceh Besar, mengingat puskesmas merupakan Pusat Kesehatan Masyarakat dan kedua puskesmas tersebut adalah lokasi fokus (lokus) Stunting pada tahun 2021. Sosialisasi penerapan hilirisasi ipteks ini dilakukan dengan melakukan penyuluhan dan pelatihan secara berkelanjutan hingga menjangkau pos pelayanan terpadu (posyandu) yang berada di wilayah kerja kedua puskesmas.

Kegiatan Hilirisasi IPTEK Mobile Self-Screening Untuk mendeteksi Kanker Payudara telah dilaksanakan pada Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Ingin Jaya, tanggal 27 Mei 2022 dan pada Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Baitussalam, tanggal 31 Mei 2022.

Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat dan perawat di puskesmas yang berjumlah kurang lebih 40 orang. Sosialisasi dilakukan dengan pemaparan materi mengenai kanker payudara dan simulasi penggunaan aplikasi mobile self-screening yang dapat digunakan untuk mendetersi kanker payudara.

Aplikasi mobile self-screening dapat digunakan secara mandiri dan tanpa menimbulkan efek samping. Selanjutnya  peserta sosialisasi diberikan kesempatan untuk menguji penggunaan aplikasi pendeteksi kanker payudara dan diarahkan ke ruangan tertutup. Dokumentasi kegiatan hilirisasi berupa foto kegiatan, pemberitaan di media masa https://masakini.co/daerah/peneliti-usk-sosialisasi-aplikasi-deteksi-kanker-payudara/, dan video kegiatan melalui link https://www.youtube.com/watch?v=gA-GIGXrNnc

Kegiatan Hilirisasi Inovasi IPTEK Alat Ukur Digital Untuk Deteksi Stunting Berbasis Ultrasonik telah dilaksanakan pada Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Baitussalam, tanggal 02 Agustus 2022.

Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat dan perawat di puskesmas yang berjumlah kurang lebih 30 orang termasuk ibu yang mendampingi anak usia batuta. Kegiatan sosialisasi dilakukan dengan pemaparan materi mengenai status gizi anak dan stunting, kemudian dilanjutkan dengan pengujian penggunaan Perangkat Otomasi untuk memprediksi status gizi pada anak dibawah 2 tahun (batuta).

Dengan adanya program Penguatan Inovasi yang dapat digunakan Masyarakat, diharapkan dapat menekan angka penderita kanker payudara dan anak penderita stunting, khususnya di wilayah Aceh Besar.